My Tweet My Tweet My Tweet Google Plus My youtube

Rabu, 12 Juni 2013

Panggilan untuk anak laki-laki dan perempuan dalam masyarakat sunda


Budaya sunda adalah salah satu budaya milik indonesia yang harus tetap dilestarikan agar keberadaannya tidak tergerus oleh budaya asing yang semakin tidak bisa dibendung. Salah satu unsur untuk melestarikan dan memperkenalkan mengenai Kasundaan kepada generasi penerus adalah dengan menyisipkan pelajaran bahasa sunda ke dalam lingkungan sekolah.

Walau hal ini dirasa masih kurang namun setidaknya merupakan nilai plus yang patut diacungi jempol, sebagai upaya melestarikan budaya lokal. Namun ada wacana yang telah beredar dimasyarakat khususnya wilayah sunda, dimana pelajaran mulok bahasa sunda akan ditiadakan.

Apabila hal ini sampai terjadi kemungkinan besar beberapa tahun yang akan datang generasi muda tidak akan mengetahu mengenai Kasundaan, karena terus terang saja dilingkungan rumah tangga, lingkungan pedesaan tidak diajarkan mengenai hal tersebut. Nah untuk itu saya akan mencoba memberikan sedikit pengetahuan saya mengenai Kasundaan terutama mengenai panggilan untuk anak laki-laki dan perempuan dalam masyarakat sunda

Dalam masyarakat sunda anak laki-laki biasanya akan dipanggil "Ujang" atau "jang" sedangkan untuk anak perempuan biasa dipanggil "neng" atau "eneng". Dalam penyebutannya ada yang diikuti dengan nama asli atau cukup dengan kata "ujang' atau "neng", misalkan; jang asep, jang ebin, neng ana, neng ira dan lain sebaginya.

Nah lalu kapan sebutan ini akan hilang, pada umumnya panggilan "ujang" dan "neng" ini akan hilang dengan sendirinya setelah anak tersebut menikah (untuk orang lain). Namun khusus untuk orang tua si anak tersebut panggilan ini biasanya akan terus diucapkan selama mereka masih hidup.

Selain sebagai kata panggilan ada juga orang tua yang menamakan anaknya dengan nama "ujang" atau "neng". Namun hal ini sekarang jarang dilakukan, karena banyak orang tua yang beranggapan bahwa menamakan anak dengan ujang atau neng adalah nama kampungan. Mereka lebih senang menamakan anaknya dengan nama-nama keren atau sesuai dengan idola mereka.

Sebenarnya menamakan anak dengan Ujang atau Neng merupakan salah satu cara dalam melestarikan serta sebagai identitas bahwa anak tersebut berasal dari Sunda. Kalo bukan diri kita yang melestarikannya lalu siapa lagi? Mari kita bahu membahu menjaga keragaman budaya dinegara ini walau hanya sedikit saja.
.

Ingin artikel Urang Kampoeng, langsung di kirim ke email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk mulai berlangganan:

Bagikan Artikel ini:
Komentar
17 Komentar

17 comments

15 Juni 2013 14.58

Di Bugis/Makassar juga ada panggilan seperti itu kang. Kalo anak laki2 dipanggil Aco, anak perempuan dipanggil Acce. Di daerah2 lain juga, Idonesia kaya ya :)

28 Juni 2013 21.17

@Mugniar Marakarma Betul sekali..namun sepertinya pemerintah masih menutup mata.

11 Juli 2013 06.22

hidup urang sunda :)

11 Juli 2013 10.09

Ujang-eneng mah panggilan sayang antara pun bapa dan pun biang di keluarga sayah mah.

11 Juli 2013 13.25

nu penting mah sakedik-sakedik ge tiasanya nyarios sunda, hehe

11 Juli 2013 14.43

Hehehehe Mampir aja dah .. :D

11 Juli 2013 16.41

sayangnya...kalau saya perhatiin, budaya itu udah mulai bergeser...khusus bagi orang kaya, atau anaknya orang kaya, biarpun wajahnya jelek item, tetep saja dipanggilnya ujang/eneng walaupun udah nikah...ih..meni geleuh da sayah mah

11 Juli 2013 18.08

@Pudja Kusumah Hidup....mudah2an hidup selamanya

11 Juli 2013 18.10

@Arif Abdurahman Och....baru tahu...lumayan nambah pengetahuan juga

11 Juli 2013 18.11

@Ranii Saputra muhun leres pisan, sanaos sundana kasar oge nya...anu pentingmah nyarios sunda.

11 Juli 2013 18.11

@Ahlun Nazar Haturnuhun tos mampir(terima kasih sudah mampir)

11 Juli 2013 18.12

@Cilembu thea Haha.....dicempal atuh upami geuleuhmah.hihi

13 Juli 2013 15.12

klo acep ato encep?

13 Juli 2013 18.51

@Nathalia Diana Pitaloka Kalo sepengetahuan saya acep atau encep itu panggilan untuk anak laki-laki juga, namun biasanya panggilan untuk anak yang bernama asep atau cecep.

14 Juli 2013 10.12

@Nathalia Diana Pitaloka Untuk didaerah saya Acep atau Encep juga merupakan sebutan/panggilan untuk anak laki-laki.

Namun tidak semua anak laki-laki dipanggil acep/encep namun khusus untuk anak-anak yang memiliki nama asep(acep) dan cecep(encep).

Kalo didaerah lain gimana?

18 Juli 2013 15.03

kalau dijawa tole untuk laki dan nduk untuk perempuan.

14 November 2013 20.42

pokonya cinta pisan ka sunda mah


Poskan Komentar

Dimohon untuk berkomentar sesuai dengan isi posting dan tidak menulis Link Aktif pada komentar. Terima kasih

Google+ Followers

Permainan Sunda

Kuliner Sunda

 

Permainan

Kasundaan

Sejarah

Pertanian

Kuliner