Skip to main content

7 Pikiran Negatif yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

oBAT AMPUH Penderita Diabetes

Penyakit Diabetes tipe 2 merupakan suatu masalah tentang kesehatan yang sudah kronis dan penyembuhannya butuh komitmen jangka panjang terutama kombinasi makanan yang tepat, tetap aktif berolah raga dan,serta minum obat. Langkah-langkah tersebut ini bisa membantu penderit, dan bahkan jika Anda mengikutinya dengan rajin, masih ada kemungkinan pengobatan Anda akan berhasil.

Jika pengobatan diabetes tipe 2 Anda terhenti, penting untuk diingat bahwa ini mungkin hanya pertanda bahwa rencana Anda perlu diperbaiki, bukan karena Anda melakukan sesuatu hal yang salah. "Diabetes tipe 2 selalu berkembang baik itu resiko dan gejalannya, jadi harus selalu diwaspadai, Ada banyak alasan mengapa pengobatan Anda mungkin berhenti bekerja, seperti komplikasi kesehatan dari diabetes atau obat lain yang mengganggu obat diabetes tipe 2 Anda.

Namun, hanya 25 hingga 50 persen penderita diabetes yang mengalami depresi yang didiagnosis dan diobati. “Sering kali, diagnosis diabetes dan penerimaannya dapat menyebabkan depresi yang menyebabkan penyakitnya semakin parah, dan semua hal itu harus diubah dan diwaspadai."

Berikut adalah beberapa pemikiran dan perasaan umum yang dapat Anda miliki ketika pengobatan anda sedang berjalan dan tidak ada hasilnya, yang lebih penting lagi, apa yang dapat Anda lakukan untuk membalikkan skenario dan mencoba beriktiar menuju pandangan yang lebih positif.

1. Menyalahkan diri sendiri atas ketidaksembuhan diabetes

Dengan menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi pada diri anda, hal ini justru akan membuat penyakit anda semakin tidak terkendali bahkan dikhawatirkan akan memicu timbulnya penyakit lain. Untuk itu cobalah berfikir jernih, dan sebisa mungkin untuk tidak menyalahkan diri sendiri, temui dokter Anda untuk melihat apa yang perlu diubah dengan rencana perawatan Anda.

2. Pasrah dengan penyakit anda

Jika fikiran ini sudah ada pada diri anda, maka sangat dipastikan anda benar-benar orang yang gagal, ingatlah bahwa sebelum kita mati masih ada harapan untuk kesembuhan kita. Kita sebagai manusia diberikan akal untuk terus beriktiar mengenai segala sesuatu yang kita alami. begitu juga dengan penyakit kita, berpikirlah positif bahwa saya akan sembuh.

3. Saya tidak akan pernah menemukan pengobatan yang berhasil

Cobalah untuk menghindari pemikiran itu semua-atau-tidak sama sekali ini dengan mengingat bahwa menemukan pengobatan yang tepat untuk diabetes tipe 2 sering membutuhkan trial and error. Ketika sesuatu tidak berhasil, itu berarti perawatan Anda perlu disesuaikan dan mungkin ada yang salah. Ada banyak pilihan yang dapat Anda pertimbangkan: ubah obat Anda saat ini, tambahkan obat, atau mulai insulin atau obat suntik lainnya. 

4. Kenapa repot

Cobalah untuk menemukan sesuatu yang dapat memotivasi Anda untuk kembali melakukan pengobatan dan serta pastikan untuk mengikuti pengobatan Anda dan minum obat Anda sesuai petunjuk yang diberikan dokter.

5. Tidak ada harapan hidup

Seperti disebutkan sebelumnya, diabetes dan depresi bisa berjalan beriringan. Dan meskipun penting untuk mengobati keduanya, maka pikiranlah obat pertama yang harus anda makan. Buang jauh-jauh sugesti tidak ada harapan hidup, dan teraturlah meminum obat yang diresepkan dokter anda. atau obat alami diabetes yang anda tambahkan.

6. Tidak ada yang mengerti apa yang saya alami sekarang ini

Sulit untuk mengatasi tantangan dengan pengobatan diabetes, terutama jika teman dan keluarga Anda tidak memiliki penyakit yang sama dengan anda. "Temukan komunitas orang yang dapat membantu mendukung Anda, agar anda bisa bertukar pikiran dan mencari jalan keluar dari masalah pengobatan anda.

7. Saya tidak bisa mengendalikan diabetes

Ketika pengobatan gagal, sepertinya tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyakit anda. Tetapi Anda masih memiliki lebih banyak kendali daripada yang Anda pikirkan. "Sukses mengobati dengan diabetes tipe 2 adalah tentang bagaimana diri anda bisa menerima, minum obat Anda, membuat perubahan gaya hidup anda, berkomunikasi dengan semua dokter Anda tentang obat Anda, dan berkonsultasi dengan mereka yang pernah merasakannya. 

Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan emosional, jangan ragu untuk berkonsultasi pada ahlinya atau bisa bertukar informasi dengan penderita lain yang mungkin memiliki keajaiban yang lebih.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar