hu Skip to main content

Mengenal Istilah Pertanian: Ngarambet

Mengenal Istilah Pertanian: Ngarambet

Mengenal Istilah Pertanian - Dalam pertanian akan banyak sekali kita jumpai mengenai istilah pertanian, dimana istilah yang digunakan ditiap tempat pasti berbeda-beda. Hal ini tidaklah mengherankan karena indonesia kaya akan suku bangsa dan juga adat istiadatnya.

Begitupula bagi masyarakat sunda, banyak istilah -istilah pertanian yang sering digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan. Contohnya dalam hal menanam padi, dimana akan kita jumpai istilah seperti babut, bentel, ngarambet dan masih banyak lagi istilah pertanian lainnya.

Ngarambet sendiri merupakan kegiatan menyiangi area pesawahan dari rumput-rumput yang mengganggu tanaman padi. Kegiatan ini sendiri biasanya dilakukan dengan menggunakan tangan dan alat bantu yang diberi nama Lalandak.

Dinamakan Lalandak dikarenakan bagian bawah dari alat ini berbentuk duri-duri yang menyerupai hewan landak, ada yang berbentuk seperti ban yang bisa berputar, ada yang menggunakan paku (bila terbuat dari kayu), dan ada yang langsung dibuat menyerupai duri (apabila terbuat dari besi drum). Fungsi dari duri-duri pada alat tersebut adalah untuk menghilangkan gulma/rumpur pada tanah disekitar tanaman padi. Sedangkan lebar dari Lalandak ini disesuaikan dengan jarak tanam antara tanaman padi yang satu dengan lainnya.

Kegiatan ngarambet sendiri biasanya dilakukan apabila mulai tumbuh rumput-rumput pengganggu pada area tanaman padi dan kegiatan ini hanya dilakukan sekali dalam masa tanam padi. Untuk yang menggunakan tangan biasanya dilakukan oleh minimal 2 orang dan bisa sampai 10 orang, ini tergantung pada luas lahan persawahan yang dimiliki seorang petani dan juga untuk mempercepat kegiatan Ngarambet.

Pada umumnya di daerah Urangkampoeng kegiatan ini hanya dilakukan dari jam 6 pagi sampai jam 12 siang, atau sering dinamakan Sabedug. Setiap orang yang ikut Ngarambet biasanya akan diberikan bayaran berupa uang, atau bayaran berupa padi yang akan diberikan pada saat panen tiba sambil ikut juga Gacong, atau dengan Liliuran. Liliuran merupakan kegiatan saling bantu membantu, misal: "sawahnya si A hari ini akan diadakan kegiatan Ngarambet maka si B akan membantu si A, besoknya apabila si B akan melakukan kegiatan Ngarambet maka si A akan membantu si B".

O iya......dalam kegiatan Ngarambet ini pula bayaran untuk setiap orang yang ikut Ngarambet akan berbeda, apabila makanan disediakan oleh pemilik sawah bayarannya akan sedikit lebih murah dibandingkan yang membawa makanan sendiri. Untuk bayaran berbentuk uang pada umumnya berkisar antara 40.000 - 50.000 per setengah hari atau perbedug.

"Menjadi petani itu bukan suatu kewajiban akan tetapi sesuatu yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan orang banyak"

"Petani bukanlah mereka yang harus dihina atas pekerjaannya akan tetapi haruslah diberikan apresiasi yang lebih atas jasanya dalam memenuhi kebutuhan orang banyak"


Daftar istilah: 
  • Ngarambet : kegiatan menyiangi area pesawahan dari rumput-rumput yang mengganggu tanaman padi
  • Lalandak : Alat bantu untuk menyiangi tanaman padi dari rumput-rumput pengganggu dimana bagian bawah dari alat ini berbentuk duri-duri.
  • Sabedug: merupakan istilah kerja setengah hari dari jam 6-12 siang
  • Liliuran: Saling bantu membantu antara A dan B atau B dan C. contoh: sawahnya si A hari ini akan diadakan kegiatan Ngarambet maka si B akan membantu si A, besoknya apabila si B akan melakukan kegiatan Ngarambet maka si A akan membantu si B".
  • Gacong : Gacong merupakan sebutan untuk kegiatan memanen padi yang dilakukan oleh satu atau lebih orang, dengan mendapatkan imbalan dari si pemilik sawah berupa padi sesuai dengan berapa banyak padi yang berhasil didapat, atau sesuai pada kebiasaan di daerah tersebut dan biasanya antara 1:10 atau dimana setiap 10 Kg yang didapat akan menerima upah sebanyak 1 Kg gabah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar