Skip to main content

Mengenal Kata Ganti Orang Dalam Bahasa Sunda bagian 2


Selamat siang sahabat semua, kali ini saya akan membahas lagi mengenai kata ganti orang dalam bahasa sunda. Dimana sebelumnya saya telah sedikit membahas mengenai Kata Ganti Orang Dalam Bahasa Sunda bagian 1.

Sebetulnya tidak ada yang berbeda dengan yang kita pelajari sewaktu kita sekolah dulu terutama mempelajari bahasa Indonesia, kata ganti ini juga diadopsi dari pelajaran bahasa Indonesia.

Hanya saja mungkin banyak dari kosakata yang ada disini, sedikit banyak akan berbeda dengan kebanyakan kosakata yang ada dalam Bahasa Sunda. Karena setiap wilayah di Jawa Barat memiliki ciri tersendiri tidak hanya dengan kebiasaan juga dengan logat serta kosakata yang digunakannya.

Dibawah ini adalah sedikit penjelasan mengenai kosakata kta ganti orang, yang merupakan lanjutan. Silahkan simak selengkapnya dibawah ini:

Kata ganti orang kedua

a). Kata ganti orang kedua tunggal

- Bapak
- Ibu
- Anjeun
- Maneh
- Ilaing/silaing
- Sia

Contoh kalimat:
  1. Bapak sareng ibu guru nuju ngawulang dikelas. ( Bapak sama ibu guru sedang mengajar di kelas)
  2. Upami kitumah, mangga ibu wae anu nyarios ka pun raka. (Kalo begitu, silahkan ibu saja yang bicara sama kaka)
  3. Ema sareng bapak anjeun dimana? ( ibu sama bapak kamu dimana?)
  4. Ari maneh budak saha? (kalo kamu anaknya siapa?
  5. Ari silaing arek ngajakan gelut ka aing? ( kamu mau ngajak berantem sama saya)
  6. Sia tong balaga ka aing, bisi di kepret. ( kamu jangan sombong sama saya, nanti kena tampar)

b). Kata ganti orang kedua jamak

- Maraneh (biasa digunakan ke sesama)
- Aranjeun (bahasa sunda halus, biasa digunakan ke yang lebih muda )
- Hidepsarerea (bahasa sunda halus, biasa digunakan ke yang lebih muda, misal; orang tua ke anak-anaknya)

Contoh kalimat:
  1. Keur naraon maraneh di imah eta? (sedang apa kalian di rumah itu)
  2. Haturnuhun pisan ka aranjeun anu tos sumping ka rorompok. (terima kasih kepada kalain yang telah datang ke rumah)
  3. Omat bapak menta piduana ka hidep sarerea supaya si ambu sing enggal damang. ( Bapak minta doanya kepada kalain semua supaya si ibu bisa cepet sembuh)

Kata ganti orang ketiga

a). Kata ganti orang ketiga tunggal

- Anjeunna
- Manehna

Contoh kalimat:
  1. Anjeunna pernah jadi kapala desa anu dipihormat kumasyarakatna. (Dirinya pernah jadi kepala desa yang dihormati masyarakatnya)
  2. Singhorengteh manehna anak tukang sorabi. ( Sebenarnya dirinya itu anak tukang sorabi)

b). Kata ganti orang ketiga jamak

- Aranjeunna
- Maranehna

Contoh Kalimat:
  1. Yen aranjeunna teh dipakanyaah ku guru-guruna. (sesungguhnya mereka disayang oleh guru-gurunya)
  2. Maranehna pernah jadi bintang pelm. (Mereka semua pernah jadi bintang film)
Itulah sedikit penjelasan mengenai kata ganti orang dalam bahasa sunda, dan apabila diantara contoh-contoh tersebut kurang pas atau tidak sesuai artinya mohon untuk dikoreksi kebenarannya pada kolom komentar yang telah disediakan dibawah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar